Sekolah Islam Terpadu, Keberhasilan Melampaui Niatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekolah Islam yang awalnya kurang diperhitungkan, mampu membuktikan bahwa degan sentuhan agama, anak-anak tak hanya unggul secara akademik, tapi juga kepribadian.

Diawal berdirinya, sekolah Islam terpadu ingin mengubah citra sekolah Islam yang dianggap kurang kompetitif dengan sekolah umum maupun sekolah non-Islam pada umumnya. Saat itu, sekolah pada umumnya hanya menekankan kepentingan akademik dan masalah agama menjadi hal yang kurang ditanamkan.

Dalam acara Milad ke 10 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Ketua JIST, Sukro Muhab, Jumat (31/1), menuturkan, diawal kemunculan sekolah Islam terpadu yang memadukan pengetahuan dan agama, berhasil melahirkan anak-anak yang tidak hanya baik akademiknya, tapi juga memiliki akidah bersih, beribadah dengan benar, dan mampu menghafal Alquran.

Selain itu, sejak 1980an, kesadaran Islam masyarakat juga meningkat, terutama di kalangan ekonomi menengah ke atas. Muncullah kecenderungan masyarakat memilih menyekolahkan anaknya di sekolah Islam.

Awalnya JSIT hanya menargetkan satu model SMPIT dan SMAIT di tiap kabupaten dan satu SDIT di tiap kecamatan dengan harapan model ini dikembangkan masyarakat setempat. Ternyata, masyarakat ingin anak-anaknya disekolahkan di sekolah Islam terpadu maka jumlah sekolah Islam terpadu ini jadi banyak.

Sekolah Islam terpadu juga ingin memperlihatkan, anak-anak diajarkan dan berhasil menghafal Alquran juga bisa juara olympiade, rangkingnya baik, keterampilan seninya pun bagus. ”Jadi yang awalnya hanya ingin menyelamatkan generasi, justru bisa lebih. Jadi uniknya, anak-anak yang hafal Alquran juga baik akademiknya,” ungkapnya.

Kurikulum 2013 menyatakan sikap lebih penting. Kami sudah membentuk itu lebih dulu. Ternyata dengan sentuhan nilai agama, tumbuh motivasi dan orientasi belajar sebagai ibadah, bukan hanya untuk ujian. Sehingga anak-anak yang agamanya berkualitas, akan berkualitas juga akademiknya.

0 Response to "Sekolah Islam Terpadu, Keberhasilan Melampaui Niatan"

Post a Comment