Alokasi BOS 2014 Rp 24 T

Jakarta (Dikdas): Dana alokasi Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2014 mencapai Rp 24.074.700.000.000. Dana tersebut didistribusikan untuk satuan pendidikan di daerah tidak terpencil melalui provinsi sebesar Rp 22.548.833.420.000, untuk satuan pendidikan di daerah terpencil melalui provinsi sebesar Rp 680.827.250.000, dan dana cadangan Rp 845.039.330.000. (lihat Permenkeu No. 201/PMK.07/2013)

Dana Rp 22.548.833.420.000 untuk satuan pendidikan di daerah tidak terpencil ditujukan bagi 36.552.951 siswa yang terdiri atas yaitu 26.182.783 siswa SD dan 10.370.168 siswa SMP. Sedangkan dana Rp 680.827.250.000 untuk satuan pendidikan di daerah terpencil dialokasikan bagi 1.108.453 siswa (816.726 siswa SD dan 291.727 siswa SMP). Sementara dana cadangan digunakan untuk mengantisipasi jumlah siswa yang belum terhitung atau bertambahnya jumlah siswa dari perkiraan semula per triwulannya pada tahun anggaran berjalan.

Dibanding tahun lalu, alokasi di atas mengalami kenaikan. Pada 2013, dana BOS yang dialokasikan untuk satuan pendidikan dasar di daerah tidak terpencil melalui provinsi sebesar Rp 21.799.205.530.000. Dana ini ditujukan bagi 35.478.030 siswa (26.078.429 siswa SD dan 9.399.601 siswa SMP).

Sedangkan dana BOS yang dialokasikan untuk satuan Pendidikan Dasar di daerah terpencil melalui provinsi sebesar Rp 635.621.680.000. Dan sebesar itu dialokasikan  untuk 1.041.130  siswa (796.774 siswa SD dan 244.356  siswa SMP).

Sama seperti tahun lalu, tiap siswa SD/SDLB di kabupaten/kota menerima Rp 580 ribu per tahun di kabupaten/kota. Sedangkan tiap siswa SMP/SMPLB/SMPT di kabupaten/kota menerima Rp 710 ribu per tahun.

Dana BOS ditujukan sebagai stimulus bagi daerah. Ia bukan pengganti atas kewajiban daerah dalam menyediakan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah baik untuk BOS Daerah dan/atau Bantuan Operasional Pendidikan. 

BOS disalurkan melalui pemindahbukuan dana dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah Provinsi. Dari Rekening Kas Umum Daerah Provinsi diteruskan secara langsung ke satuan pendidikan dasar dalam bentuk hibah.

Petunjuk Pelaksanaan BOS dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 101 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2014.* (Billy Antoro) Sumber: http://dikdas.kemdikbud.go.id/content/berita/utama/alokasi-bos-2014

0 Response to "Alokasi BOS 2014 Rp 24 T"

Post a Comment